Senin, 28 Oktober 2019

Beberapa Prinsip Dasar Dalam Bermain Catur

Seperti halnya dengan permainan lain, olahraga catur juga mempunyai beberapa prinsip atau beberapa hal-hal fundamental yang dijadikan dasar pemikiran untuk mengimplementasikan taktik dan strategi permainan. Mempelajari prinsip dalam permainan catur sangat dibutuhkan untuk membawa rekan-rekan atau dalam kata lain bahwa prinsip-prinsip catur ini sebagai pondasi awal yang nantinya digunakan rekan-rekan pembaca sebagai dasar pemikiran untuk melangkahkan biji catur dan bahkan dipakai sebagai dasar dalam bab “Positional Skill Understanding”.


Seorang GM (Grandmaster) catur legendaris yang terkenal sangat memegang teguh prinsip-prinsip ini adalah Jose Raul Capablanca. Para pandit catur mendeskripsikannya sebagai berikut, ” Capablanca tidak bisa dibilang brilian karena dia sama sekali bukanlah seorang pencetus ide atau inovator di dalam permainan catur, tetapi setiap kemenangannya seakan memberi pelajaran kepada setiap pemain catur bahwa mengikuti prinsip dasar setidaknya mencegahmu dari kekalahan.”

Inilah prinsip-prinsip dasar dalam bermain catur:
1. Menguasai petak tengah. (Penguasaan papan tengah sejalan dengan prinsip sepakbola modern yang menekankan penguasaan lapangan tengah dan kordinasi para gelandang)
2. Dalam sikon umum, bishop lebih kuat daripada kuda. (para pemula dan amatir awalan sering menganggap bahwa kuda sangatlah berbahaya)
3. Kekuatan Bishop-Kuda semakin baik jika masih banyak biji/bidak tersisa di permainan, sementara Benteng berlaku sebaliknya, semakin tidak berdaya ketika masih banyak biji/bidak di permainan.
4. Bishop lebih bagus dalam posisi terbuka sedangkan Kuda lebih baik dalam posisi tertutup.
5. Keamanan Raja adalah prioritas utama sebelum melakukan penyerangan ke markas lawan.
6. Hindari menggerakkan biji atau bidak yang sama pada awal pembukaan kecuali kamu tahu dasar pemikirannya.
7. Jika kalah satu bidak tukarkan semua biji tersisa. (Hal ini akan berujung kepada babak akhir sederhana)
8. Memasang biji-biji catur secepat mungkin pada posisi pembukaan.
9. Rokhade/Lukir/Castling secepatnya untuk memastikan keamanan sang raja.
10.Prinsip Tarrasch mengatakan bahwa Benteng di belakang pion dapat memaksakan keadaan draw.

Prinsip dasar ini kemudian dikembangkan lagi menjadi beberapa tips dan trik dalam bermain catur.

Pada intinya, mengembangkan kemampuan analisa posisi dalam menilai sebuah posisi atau formasi dalam permainan catur berdasarkan prinsip-prinsip catur itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar